Jakarta – Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menekankan pentingnya penguatan ekosistem kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) berbasis komputasi kinerja tinggi (high performance computing/HPC) yang terpadu, etis, dan inklusif untuk mendukung daya saing serta pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN, Boediastoeti Ontowirjo, mengatakan, AI dan HPC merupakan dua kekuatan transformatif yang kini menjadi penggerak utama ekonomi digital global. AI memiliki potensi besar untuk mempercepat inovasi, meningkatkan daya saing ekonomi, serta membantu pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Namun, implementasi AI dalam skala nyata sangat bergantung pada dukungan komputasi yang mumpuni.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik disini