Hubungan diplomatik antara Kerajaan Kamboja dan Republik Korea mewakili kemitraan bilateral yang khas, terpisah dari keterlibatan Kamboja dengan kekuatan global lainnya. Sementara Kamboja mempertahankan hubungan diplomatik normal dengan Republik Demokratik Rakyat Korea (Korea Utara) dan Republik Korea (Korea Selatan), hubungan dengan Korea Selatan secara signifikan lebih dalam di bidang politik, ekonomi, dan perdagangan.
Kamboja pertama kali menjalin hubungan diplomatik resmi dengan Republik Korea pada 18 Mei 1970. Keterikatan ini terputus selama era Khmer Merah tetapi secara resmi dipulihkan pada 10 Oktober 1997, berkat usaha besar Samdech Techo Hun Sen, yang merupakan Perdana Menteri saat itu dan sekarang menjabat sebagai Presiden Senat. Kepemimpinannya sangat berperan dalam menghidupkan kembali hubungan tersebut, terutama ketika tokoh politik terkemuka lainnya ragu-ragu karena keterkaitan sejarah Kamboja dengan Korea Utara.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik disini