Jakarta, 17 Juni 2026. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria menjelaskan bahwa peresmian infrastruktur komputasi canggih ini merupakan langkah maju dalam tata kelola dan pemanfaatan data di kawasan Asia Tenggara. Inisiatif ini merupakan bagian dari the Korea–ASEAN Digital Innovation Flagship Project (KADIF). Dengan total investasi sebesar USD 10 juta selama 4 tahun (2024–2028) melalui Dana Kerja Sama Korea–ASEAN.
“Acara peresmian ini menandai dimulainya implementasi proyek kolaborasi ASEAN-Korea. Kita sedang membangun fondasi yang kuat untuk masa depan ASEAN dalam AI dan teknologi digital canggih. Fasilitas HPC ini disiapkan untuk mendukung pemanfaatan yang luas guna mendorong inisiatif dan aktivitas kolaborasi antar Negara Anggota ASEAN,” terangnya.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik disini